Nasywa Dzakirah, Santi Susanti, Wahyu Lestari
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan metode pembelajaran Drill dan Peer Teaching pada mata pelajaran Akuntansi Dasar materi Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang di SMK Negeri 22 Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental dan desain Posttest-Only Nonequivalent Control Group Design. Unit analisis dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X Layanan Perbankan SMK Negeri 22 Jakarta yang berjumlah 72 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian yang terdiri atas 36 peserta didik pada kelas kontrol dan 36 peserta didik pada kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes praktik untuk mengukur hasil belajar pada ranah kognitif dan psikomotorik. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yang meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, serta uji hipotesis menggunakan Independent Samples t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas kontrol yang menggunakan metode Drill sebesar 81,25, sedangkan rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen yang menggunakan metode Peer Teaching sebesar 88,39. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. (2-tailed)) sebesar 0,049, yang lebih kecil dari 0,05, sehingga terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode Drill dan peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode Peer Teaching. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, metode Peer Teaching dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif pembelajaran pada mata pelajaran Akuntansi Dasar, khususnya pada materi Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang, dengan tetap menyesuaikan karakteristik materi dan kebutuhan peserta didik. Kata kunci: Drill, Peer teaching, Hasil belajar, Akuntansi dasar, Siklus akuntansi perusahaan dagang.