Maisah Maisah, Fadlilah Fadlilah, Nispi Syahbani, Abdi Setiawan, Mursyid Mursyid
Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep pemberdayaan pengawas madrasah, mengidentifikasi bentuk inovasi madrasah, serta menjelaskan hubungan antara keduanya melalui studi kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Muaro Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui kajian literatur, wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles , Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan pengawas dilaksanakan melalui lima bentuk utama, yaitu pendampingan implementasi Kurikulum Merdeka, pembinaan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), penguatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), supervisi manajerial berbasis Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dengan Metode Delfi Kolaboratif, serta koordinasi dan penguatan mutu melalui forum Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas). Berbagai bentuk pemberdayaan tersebut berkontribusi terhadap berkembangnya inovasi pada aspek kurikulum dan pembelajaran, tata kelola madrasah, serta budaya kolaboratif di lingkungan madrasah. Namun demikian, tingginya rasio madrasah binaan yang melebihi ketentuan Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2012 masih menjadi kendala struktural yang membatasi efektivitas supervisi. Penelitian ini juga menemukan bahwa hubungan antara pemberdayaan pengawas dan inovasi madrasah berlangsung melalui proses yang bertahap. Pemberdayaan meningkatkan kapasitas pengawas, kapasitas tersebut memperkuat kualitas supervisi, supervisi mendorong pertumbuhan profesional guru dan kepala madrasah, dan pada akhirnya menghasilkan inovasi kelembagaan yang berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan sistem pemberdayaan pengawas merupakan faktor penting dalam meningkatkan mutu dan inovasi madrasah.