Ummi Kalsum, Netty Herawati, Kerin Yovanda
Biodiesel dapat diproduksi dari lemak sapi melalui proses kimia yang disebut transesterifikasi, di mana lemak sapi (trigliserida) direaksikan dengan alkohol (misalnya metanol) menggunakan katalis basa Kalium Hidroksida (KOH). Untuk menghasilkan metil ester asam lemak (biodiesel) dan gliserol sebagai produk sampingnya. Lemak sapi merupakan bahan baku yang berpotensi karena kandungan trigliseridanya yang tinggi. Metode Transesterifikasi adalah proses reaksi kimia organik untuk mengubah satu senyawa ester menjadi ester lain dengan cara mengganti gugus alkohol atau alkil pada ester tersebut dengan gugus alkohol atau alkil dari senyawa alkohol lain. Reaksi transesterifikasi dapat dikatalisis oleh asam, basa, atau enzim, dan sering kali menggunakan alkohol dalam jumlah berlebih untuk menggeser kesetimbangan ke arah produk. Pembuatan biodesel dari lemak sapi merupakan salah satu alternative untuk menghasilkan biodesel pengganti sumber minyak bumi fosil yang persediaannya semakin berkurang. Dari penelitian ini dihasilkan yield biodiesel 37,66% pada suhu 55 ºC dan waktu 65 menit, Densitas Biodiesel 869,22 kg/m3 pada suhu 55ºC dan waktu 65 menit, Viscositas biodiesel 4,8 cSt pada suhu 50ºC dan waktu 65 menit, Pour point 12ºC pada semua variasi suhu 50ºC, 55ºC dan 60ºC.