科研速览 · Science Skim继续刷下去 · Keep skimming →
◆ Scriptura2026-07-31· Political science

Representasi Perlawanan Perempuan Terhadap Budaya Patriarkal pada Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

Laura Sharon, Marsefio Sevyone Luhukay

原始摘要(英文原文)· Original abstract
Film sebagai medium komunikasi massa memiliki peran strategis dalam merepresentasikan isu-isu sosial, termasuk realitas ketimpangan gender dan budaya patriarkal. Di Indonesia, kasus kekerasan terhadap perempuan yang terus meningkat menjadi cerminan dari menguatnya dominasi patriarki dalam berbagai sendi kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis bagaimana perlawanan terhadap budaya patriarkal direpresentasikan melalui tokoh utama dalam film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017) karya Mouly Surya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes, penelitian ini mengkaji adegan-adegan yang merepresentasikan bentuk-bentuk penindasan dan perlawanan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlawanan perempuan dalam film ini direpresentasikan dalam empat bentuk utama: perlawanan terhadap stereotip gender yang membatasi peran perempuan, perlawanan terhadap subordinasi melalui penolakan terhadap posisi inferior, perlawanan terhadap objektifikasi tubuh perempuan sebagai objek seksual, serta perlawanan terhadap pelecehan seksual yang diwujudkan dalam tindakan fisik dan psikologis. Representasi perlawanan ini tidak hanya menjadi narasi fiksi, tetapi juga kritik sosial terhadap realitas budaya patriarkal yang masih kuat di masyarakat, khususnya di wilayah Sumba Timur.
读原文 · Read the paper ↗

AI 追问PRO

登录后使用 AI 追问

讨论区

登录后参与讨论

相关论文 · Related

Representasi Perlawanan Perempuan Terhadap Budaya Patriarkal pada Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017) — 科研速览 Science Skim