科研速览 · Science Skim继续刷下去 · Keep skimming →
◆ Walada Journal of Primary Education2026-08-01· Psychology

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Literasi, dan Kolaborasi Siswa Menggunakan Model Pembelajaran PELITA di Sekolah Dasar

Tri Firdia Agustia Rahmi, Wahdah Refia Rafianti

原始摘要(英文原文)· Original abstract
Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan berupa rendahnya keterampilan berpikir kritis, literasi, dan kolaborasi siswa akibat pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru, kurang bervariasinya model pembelajaran, serta rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, literasi, dan kolaborasi melalui penerapan model pembelajaran PELITA. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan selama empat pertemuan pada 25 siswa kelas V SDN Berangas 2 tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis disajikan dalam bentuk persentase untuk menunjukkan perkembangan keterampilan siswa pada setiap pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis meningkat dari 40% menjadi 88%, keterampilan literasi dari 40% menjadi 92%, dan keterampilan kolaborasi dari 48% menjadi 96%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran PELITA mampu memfasilitasi pembelajaran yang lebih aktif sehingga ketiga keterampilan berkembang secara bertahap. Temuan ini memberikan alternatif bagi guru sekolah dasar dalam menerapkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang berpusat pada siswa.
读原文 · Read the paper ↗

AI 追问PRO

登录后使用 AI 追问

讨论区

登录后参与讨论

相关论文 · Related

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Literasi, dan Kolaborasi Siswa Menggunakan Model Pembelajaran PELITA di Sekolah Dasar — 科研速览 Science Skim