Hafizhatul Munawwarah, M. Ihsan Fauzi, Asiah Asiah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya efektivitas pembelajaran nilai-nilai Al-Qur’an pada anak dengan autisme di PAUD inklusif yang masih didominasi pendekatan verbal dan simbolik. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an berbasis deep learning dalam pengembangan karakter religius anak dengan autisme di TK Mustika Banjarbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus tunggal. Subjek penelitian meliputi dua pendidik, lima anak dengan autisme, dan kepala sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dilaksanakan melalui pembelajaran bermakna yang menekankan pengalaman konkret, pembiasaan terstruktur, dan penguatan perilaku religius secara konsisten. Pendekatan deep learning mampu meningkatkan keterlibatan aktif anak serta memfasilitasi pemahaman nilai Qur’ani secara aplikatif, yang tercermin dalam perilaku sehari-hari seperti kebiasaan berdoa, mengucapkan salam, menunjukkan empati, kesabaran, dan kepatuhan terhadap aturan. Keteladanan pendidik dan lingkungan belajar yang suportif menjadi faktor kunci keberhasilan proses internalisasi nilai. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan deep learning efektif dalam memperkuat karakter religius anak dengan autisme di lingkungan PAUD inklusif. Kata Kunci: Internalisasi Nilai Al-Qur’an, Deep Learning, Karakter Religius, Anak Autisme.