Susder Rianto Tuteng, Muhammad Amrullah Pagala, Andini Sulfitrana
Salah satu ayam lokal adalah ayam Sentul terseleksi (Sensi). Salah satu keunggulan ayam Sensi dibanding ayam kampung lainnya yaitu bobot hidup yang lebih cepat jika dibandingkan dengan ayam lokal lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai heritabilitas bobot badan ayam sensi pada umur 5-8 minggu di Kota Kendari. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis variansi CRD (Completely Randomized Design) pola nested design (struktur hierarkis) untuk mendapatkan komponen varian dari jantan dan betina. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh nilai hertabilitas bobot ayam sensi umur 5-8 minggu termasuk dalam kategori tinggi dengan nilai heritabilitas tertinggi adalah berturut-turut komponen pejantan (ĥ2s) 0,59 pada minggu ke 5 dan 6, konponen induk (ĥ2d) 0,55 pada minggu ke-5 juga gabungan pejantan dan induk (ĥ2s+d) 0,46 pada minggu ke-5.