Yestiyani Hamzah, St Rahma, Gusti Pandi Liputo
Merokok dan minum alkohol merupakan perilaku berisiko yang sering ditemukan pada remaja dan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan fisik maupun mental. Tingkat pengetahuan remaja mengenai bahaya merokok dan minum alkohol menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku kesehatan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang bahaya merokok dan minum alkohol di Desa Bulila. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif deskriptif. Variabel penelitian adalah tingkat pengetahuan remaja tentang bahaya merokok dan minum alkohol. Populasi dalam penelitian berjumlah 285 remaja dan sampel sebanyak 167 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang bahaya merokok dan minum alkohol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan remaja tentang bahaya merokok sebagian besar berada pada kategori baik yaitu sebanyak 84 responden (50,3%), kategori cukup sebanyak 74 responden (44,3%), dan kategori kurang sebanyak 9 responden (5,4%). Sementara itu, tingkat pengetahuan remaja tentang bahaya minum alkohol sebagian besar berada pada kategori baik yaitu sebanyak 95 responden (56,9%), kategori cukup sebanyak 64 responden (38,3%), dan kategori kurang sebanyak 8 responden (4,8%). Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas remaja di Desa Bulila telah memiliki pengetahuan yang baik mengenai bahaya merokok dan minum alkohol, namun masih terdapat sebagian remaja dengan tingkat pengetahuan cukup dan kurang sehingga diperlukan upaya edukasi kesehatan yang berkelanjutan melalui peran keluarga, sekolah, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan pemahaman remaja serta mencegah perilaku berisiko.