Putri Pratiwi, Nurdiana Djamaluddin, Nur Fitriah Jumatrin
Minimnya penggunaan alat kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) masih menjadi salah satu permasalahan dalam program keluarga berencana. Kontrasepsi IUD merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, aman, dan memiliki tingkat kegagalan yang rendah. Pemilihan kontrasepsi IUD dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan, sikap, dukungan suami, dan sumber penerimaan informasi KB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan minimnya pemilihan alat kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Kabila Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 96 wanita usia subur pengguna KB aktif yang diperoleh menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dan dukungan suami memiliki hubungan yang signifikan dengan pemilihan alat kontrasepsi IUD pada wanita usia subur, dengan nilai p-value masing-masing sebesar 0,000 (p < 0,05), serta sumber penerimaan informasi KB memiliki hubungan yang signifikan dengan pemilihan alat kontrasepsi IUD pada wanita usia subur, dengan nilai p-value 0,011 (p < 0,05) Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan yang baik, sikap yang positif, dukungan suami yang baik, serta sumber penerimaan informasi KB yang memadai dapat meningkatkan kecenderungan wanita usia subur dalam memilih alat kontrasepsi IUD. Oleh karena itu diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pelayanan kesehatan dalam meningkatkan promosi kesehatan mengenai kontrasepsi IUD.