Tengku Isni Yuni Lestari Putri, Rohmi Fadli, Muhammad Dwi Satriyono, Caroline Wijaya, Adnesya Prila Arneti
Kejadian henti jantung di luar rumah sakit (Out-of-Hospital Cardiac Arrest/OHCA) merupakan kondisi gawat darurat yang membutuhkan pertolongan segera, namun pengetahuan dan keterampilan masyarakat, termasuk siswa, dalam Bantuan Hidup Dasar (BHD) masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan BHD terhadap pengetahuan dan keterampilan siswa SMPN 48 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment one group pretest-posttest pada 100 siswa yang dipilih dengan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 50,1 menjadi 81,2, sikap Peningkatan rata-rata skor dari 26,88 menjadi 34,29 dan keterampilan dari 49,9 menjadi 80,8 dengan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulannya, pelatihan BHD berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa SMPN 48 Pekanbaru