Melya Nur Herliana, Agus Mulyadi, Budi Indrawan, Iman Rubiana, Salesa Nurzehan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan berpasangan dan latihan menggunakan alat bantu robotic serta mengetahui perbedaan pengaruh kedua metode tersebut terhadap ketepatan pukulan forehand drive tenis meja pada atlet PTM Paramajaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain pretest-posttest group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet PTM Paramajaya yang berjumlah 16 orang, sedangkan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 16 atlet yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 8 atlet kelompok latihan berpasangan dan 8 atlet kelompok latihan menggunakan alat bantu robotic. Instrumen penelitian menggunakan tes ketepatan pukulan forehand drive tenis meja. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test). Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan berpasangan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan ketepatan forehand drive tenis meja dengan nilai thitung sebesar 10,3 (ttabel sebesar 1,89). Latihan menggunakan alat bantu robotic juga memberikan pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung sebesar 21,6 (ttabel sebesar 1,89). Namun hasil uji perbedaan antara kedua metode latihan menunjukkan thitung sebesar 1,75 lebih kecil dari ttabel sebesar 2,14. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedua metode latihan sama-sama efektif dalam meningkatkan ketepatan pukulan forehand drive tenis meja pada atlet PTM Paramajaya.