Defri Mulyana, Cucu Hidayat
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model gamification dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) terhadap peningkatan student engagement siswa SMA se-Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran PJOK yang ditandai dengan rendahnya partisipasi, antusiasme, dan keterlibatan kognitif selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 180 siswa yang terdiri atas 90 siswa kelompok eksperimen dan 90 siswa kelompok kontrol yang dipilih menggunakan teknik multistage cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa Student Engagement Scale yang mengukur tiga dimensi keterlibatan siswa, yaitu behavioral engagement, emotional engagement, dan cognitive engagement, serta lembar observasi implementasi gamification. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, Paired Sample t-Test, Independent Sample t-Test, dan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model gamification berpengaruh signifikan terhadap peningkatan student engagement siswa (p < 0,05). Rata-rata student engagement kelompok eksperimen meningkat dari 72,45 menjadi 86,78, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 71,98 menjadi 75,31. Hasil ANCOVA menunjukkan bahwa model gamification memberikan kontribusi sebesar 27,9% terhadap peningkatan student engagement. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan elemen permainan seperti points, badges, leaderboard, challenges, dan rewards mampu meningkatkan keterlibatan perilaku, emosional, dan kognitif siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan model pembelajaran PJOK yang inovatif serta menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas keterlibatan siswa pada jenjang pendidikan menengah.