Vini Rima Pratiwi, Rina Istiyani, Simon Petrus Daflomanc Beni Gondor, Gina Ayu Wulandari, Itriana, Diana Nasywa Nabilah, Nisrinaya Nafisah
Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi persoalan gizi yang memerlukan penanganan serius karena berisiko meningkatkan kejadian anemia kehamilan, gangguan pertumbuhan janin, kelahiran prematur, dan bayi berat lahir rendah. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kejadian tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai KEK melalui edukasi gizi di UPTD Puskesmas Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya. Metode yang digunakan adalah pendekatan quasi-eksperimen dengan desain satu kelompok pretest-posttest (one group pretest-posttest design), melibatkan 23 ibu hamil yang terdaftar pada layanan Antenatal Care (ANC). Kegiatan meliputi pengisian kuesioner pretest, penyampaian materi edukasi secara interaktif, sesi tanya jawab, dan pengisian kuesioner posttest. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan proporsi peserta berpengetahuan tinggi dari 7 orang (30,4%) sebelum edukasi menjadi 23 orang (100%) setelah edukasi, sementara proporsi berpengetahuan rendah menurun dari 16 orang (69,6%) menjadi 0 orang (0%). Dapat disimpulkan bahwa edukasi gizi tatap muka yang dipadukan sesi tanya jawab interaktif efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang KEK dan dapat dijadikan model intervensi promotif-preventif berkelanjutan di layanan kesehatan primer.