Aisyah Indarsari, Natasya Tita Zalianty, Nadhifah Fakhirah
Efektivitas inventory control merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung operasional logistik retail. Namun, pengelolaan persediaan masih menghadapi berbagai kendala, seperti sistem penyimpanan yang belum terstandarisasi, penerapan rotasi stok yang belum konsisten, serta masih ditemukannya produk kedaluwarsa. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi rack labeling, metode First In First Out (FIFO), dan First Expired First Out (FEFO) dalam meningkatkan efektivitas inventory control pada KPDK Mart Kementerian Koperasi Republik Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan diskusi dengan pengelola, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rack labeling meningkatkan inventory visibility melalui identifikasi lokasi penyimpanan yang lebih terstruktur, sehingga mendukung proses pencarian, penempatan, dan pengawasan barang. Sementara itu, evaluasi implementasi FIFO dan FEFO menunjukkan bahwa rotasi stok dan pemantauan shelf life belum berjalan secara konsisten, yang ditandai dengan masih ditemukannya produk kedaluwarsa pada area display. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi rack labeling, FIFO, dan FEFO berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas inventory control melalui peningkatan keteraturan penyimpanan, pengendalian rotasi stok, dan pengurangan risiko produk kedaluwarsa. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi pengelola retail, khususnya retail koperasi serta usaha retail skala kecil dan menengah, dalam meningkatkan kualitas pengelolaan persediaan.