Haura Nurhaliza, Riska Kartika Sari, Okta Fitriana, Andini Reva Aprillia, Nuralyah Nuralyah
Operasional armada pelabuhan memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi logistik, namun rentan terhadap berbagai risiko yang dapat mengganggu kinerja rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan risiko rantai pasok operasional armada pelabuhan pada PT Berkah Jaya menggunakan integrasi model Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan House of Risk (HOR). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model SCOR digunakan untuk memetakan proses bisnis ke dalam lima proses utama, yaitu Plan, Source, Make, Deliver, dan Return, sedangkan metode HOR digunakan untuk mengidentifikasi risk event, risk agent, menentukan prioritas risiko berdasarkan nilai Aggregate Risk Potential (ARP), serta merumuskan strategi mitigasi melalui Effectiveness to Difficulty Ratio (ETD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses rantai pasok PT Berkah Jaya telah ter petakan secara sistematis dan berhasil mengidentifikasi 27 risk event serta 29 risk agent yang berpotensi mengganggu operasional. Analisis Pareto menunjukkan bahwa sebagian besar potensi risiko berasal dari sejumlah risk agent prioritas, seperti keterlambatan kapal, kerusakan armada, keterlambatan dokumen, dan kondisi cuaca. Strategi mitigasi yang direkomendasikan meliputi preventive maintenance, digitalisasi administrasi, optimalisasi penjadwalan operasional, peningkatan koordinasi, serta penguatan penerapan keselamatan kerja. Integrasi SCOR dan HOR terbukti memberikan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kinerja dan pengelolaan risiko rantai pasok operasional armada pelabuhan.