Zaskya Chaira Amantayeva, Faldha Ajazul Sururin, Rozatul Jannah, Zunia Luwinsky Farikhah, Putri Esa Rahmawati, Aisyah Elysia Zerlina, Lifa Farida Panduwinata, Adi Pratama Sanjaya
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) industri pangan memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun keberlanjutan produksinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam pengelolaan rantai pasok bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama dalam rantai pasok bahan baku, menganalisis strategi optimalisasi yang diterapkan, serta mengkaji dampaknya terhadap keberlanjutan produksi pada UMKM industri pangan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan tahapan identifikasi, seleksi, penilaian kualitas, dan sintesis terhadap artikel yang diperoleh melalui Google Scholar. Berdasarkan Inclusion dan exclusion criteria, dan quality assessment, diperoleh delapan artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi ketidakpastian pasokan, fluktuasi harga, kualitas bahan baku yang tidak konsisten, keterbatasan pengendalian persediaan, serta ketergantungan pada pemasok tertentu. Strategi optimalisasi yang banyak diterapkan meliputi penerapan Supply Chain Management (SCM), metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Reorder Point (ROP), First in First Out (FIFO), penguatan hubungan dengan pemasok, dan manajemen risiko. Penerapan strategi tersebut mampu meningkatkan efisiensi operasional, menjaga ketersediaan bahan baku, mengurangi risiko gangguan produksi, meminimalkan limbah, serta mendukung keberlanjutan produksi UMKM industri pangan.