科研速览 · Science Skim继续刷下去 · Keep skimming →
◆ Jurnal Penelitian Keperawatan2026-07-31· Medicine

HUBUNGAN FREKUENSI MENGKONSUMSI MAKANAN SIAP SAJI (FAST FOOD) DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI

Ni Made Susanti Dwi Utami, Ni Ketut Citrawati, Ni Luh Gede Intan Saraswati

原始摘要(英文原文)· Original abstract
Dismenore merupakan keluhan umum pada remaja putri yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Konsumsi makanan siap saji yang tinggi lemak jenuh, natrium, dan zat aditif diduga berperan dalam meningkatkan produksi prostaglandin sehingga memicu nyeri menstruasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui keterkaitan frekuensi konsumsi fast food dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 1 Abiansemal. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 237 siswi kelas X–XII yang dipilih secara purposive sampling dari total populasi 582 siswi. Data dikumpulkan melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan kuesioner dismenore, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebagian besar responden sering mengkonsumsi fast food (84,8%) dan mengalami dismenore (70,9%). Uji Chi-Square menghasilkan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya keterkaitan bermakna antara frekuensi konsumsi fast food dengan kejadian dismenore. Hal ini menggambarkan bahwa semakin sering remaja putri mengkonsumsi fast food maka semakin tinggi risiko mengalami dismenore.
读原文 · Read the paper ↗

AI 追问PRO

登录后使用 AI 追问

讨论区

登录后参与讨论

相关论文 · Related

HUBUNGAN FREKUENSI MENGKONSUMSI MAKANAN SIAP SAJI (FAST FOOD) DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI — 科研速览 Science Skim