科研速览继续刷下去 →
◆ JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood)2026-05-30· Humanities

Overstimulasi Digital pada Anak Usia Dini: Analisis Pola Parenting, Regulasi Emosi, dan Kemampuan Interaksi Sosial dalam Kajian Literatur

Khoirun Nisa, Nurul Ismaiyah, Nurul Azizah

原始摘要(原文)
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pola pengasuhan dan kehidupan anak usia dini. Paparan digital yang berlebihan berpotensi menimbulkan overstimulasi yang memengaruhi perkembangan sosial emosional anak, terutama pada aspek regulasi emosi dan kemampuan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara overstimulasi digital, pola parenting, regulasi emosi, dan kemampuan interaksi sosial anak usia dini melalui pendekatan kajian literatur. Penelitian menggunakan metode kualitatif jenis library research dengan sumber data berupa artikel jurnal nasional dan internasional, buku ilmiah, serta dokumen akademik yang relevan pada rentang tahun 2020–2026. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa overstimulasi digital berkaitan dengan meningkatnya perilaku emosional seperti tantrum, impulsivitas, dan rendahnya kemampuan anak dalam mengelola frustrasi. Selain itu, paparan digital berlebihan juga memengaruhi kualitas interaksi sosial anak. Pola parenting yang responsif, komunikatif, dan disertai pendampingan digital terbukti membantu anak mengembangkan regulasi emosi dan kemampuan sosial yang lebih baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengasuhan adaptif dalam menghadapi tantangan perkembangan anak di era digital.
读原文 ↗

AI 追问PRO

登录后使用 AI 追问

讨论区

登录后参与讨论

相关论文

Overstimulasi Digital pada Anak Usia Dini: Analisis Pola Parenting, Regulasi Emosi, dan Kemampuan Interaksi Sosial dalam Kajian Literatur — 科研速览 Science Skim