Arni Ernawati, Dzuha Hening Yanuarsari
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis film Komang (2025) karya Naya Anindita sebagai media komunikasi sosial yang merefleksikan realitas masyarakat marginal di Indonesia. Film Koman karya sutradara Naya Anindita adalah adaptasi dari kisah nyata perjalanan cinta Raim Laode dan istrinya, Komang Ade Widiandari. Film ini mengangkat tema cinta lintas budaya dan agama di Indonesia, dengan latar belakang Pulau Buton dan Bali.. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika visual Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Komang memuat pesan sosial yang kuat terkait ketimpangan struktural, relasi kuasa, dan posisi perempuan dalam masyarakat. Film ini juga membangun ruang diskusi publik dan berperan sebagai media advokasi sosial. Dengan demikian, film terbukti memiliki potensi sebagai alat komunikasi sosial yang efektif.