Muhammad Rafani, Catur Anugrahwan, Gusti Saputra, Iin Arianti, Ikhwan Arief Purnama
Pertumbuhan pesat infrastruktur perkotaan telah secara signifikan mengurangi kemampuan infiltrasi air alami, yang mengakibatkan meningkatnya limpasan permukaan dan banjir perkotaan. Penelitian ini mengusulkan inovasi paving block komposit yang mengintegrasikan paving konvensional dengan beton porous untuk meningkatkan kinerja mekanik sekaligus permeabilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh variasi diameter beton porous terhadap kuat tekan dan karakteristik permeabilitas paving block komposit. Spesimen dirancang berbentuk heksagonal dengan ketebalan 100 mm dan diameter inti beton porous sebesar 1½", 2,0", 2½", dan 3,0". Perancangan campuran mengacu pada ACI 522R untuk beton porous dan ACI 211 untuk beton konvensional. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa peningkatan diameter beton porous menyebabkan penurunan densitas dan kuat tekan, namun secara signifikan meningkatkan permeabilitas. Kinerja optimum diperoleh pada kuat tekan sebesar 36,5 MPa dengan laju permeabilitas sebesar 2,35 mL/s. Temuan ini menunjukkan bahwa paving block komposit mampu memberikan keseimbangan antara kapasitas struktural dan kemampuan infiltrasi air, sehingga layak diterapkan sebagai material perkerasan berkelanjutan di kawasan perkotaan.