Adinda Mahesa Putri, Sri Handani, Afdhal Muttaqin
Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis nanopartikel ZnO melalui metode sintesis hijau menggunakan ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) sebagai agen bioreduktor dan penstabil alami. Metode sintesis hijau dipilih karena lebih ramah lingkungan dibandingkan metode kimia konvensional yang menggunakan bahan toksik dan energi tinggi. Ekstrak daun kersen mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, polifenol, dan tanin yang berfungsi sebagai agen pereduksi ion Zn²⁺ menjadi ZnO. Proses sintesis dilakukan dengan mencampurkan ekstrak daun kersen dalam berbagai konsentrasi (5%, 10%, dan 15%) ke dalam larutan zinc asetat dihidrat (0,05 M), kemudian dikalsinasi pada suhu 600°C. Hasil karakterisasi dengan UV-Vis menunjukkan puncak serapan pada panjang gelombang sekitar 370 nm, menandakan terbentuknya nanopartikel ZnO. Analisis XRD memperlihatkan struktur kristal wurtzite dengan ukuran kristalit rata-rata 20–40 nm, sedangkan hasil SEM menunjukkan morfologi sferis yang homogen. Spektrum FTIR mengonfirmasi adanya gugus fungsi –OH dan C=O dari senyawa fenolik yang berperan dalam stabilisasi partikel. Penelitian ini menunjukkan bahwa daun kersen berpotensi besar sebagai sumber biogenik alami dalam pengembangan nanopartikel ZnO ramah lingkungan.